Tersedia Besok
Tidak Ada Hasil
Coba sesuaikan pencarian Anda, Berikut adalah beberapa ide:
- Ubah Jadwal Anda
- Hapus beberapa Filter
Tidak Ada Hasil
Coba sesuaikan pencarian Anda, Berikut adalah beberapa ide:
Great interactive easy and fun. The food is also so delicious. We can now go home and cook all of these dishes.
Chef Bagus was quite the comedian which made the class so much fun. The hands on experience was enjoyable and very filling as we got to taste along the way. At the conclusion we enjoy the banquet of food we produced along side of Chef Bagus friendly and supportive staff. I would recommend this experience to anyone who loves to cook or just enjoys food.
Maria allowed solo or groups. Fantastic knowledge and personalised experience in her own kitchen. Food was amazing and great information to follow up.
Je word netjes opgehaald door de chauffeur, als je dat bij het boeken heb aangegeven. Mr.Bagus ontmoet je gelijk bij de ingang waarbij je vriendelijk word onthaald. Je krijf een short een receptenboekje en iedereen een naambordje zodat je bij je naam genoemd kan worden. Leuke goede.uitleg, mr. Bagus praat soms beetje snel.engels waardoor wij soms goed moesten luisten wat hij zij, maar dat mocht de pret niet drukken. Wij vonden het een super.leuke ervaring. Aan het einde van de les een leuke herrinnering "een sertivicaat". *Enige wil ik meegeven....de drankjes zoals cola bier enz. Moeten betaald worden. Dat wisten wij niet en werd ook niet verteld want wij liepen weg en toen werd er gezegd dat er betaald moest worden...niet dat het een enorm bedrag is maar.misschien wel makkelijk om.te weten. Water is gratis.
Enjoyed local meals
To cook together.
The walk through the local Legian food produce markets was very informative. The teaching of cooking methods with recipes to take away was well worth it.
Fabulous 10 course dinner we created! Very supportive of us having our 3 year old child present Loved it!
Mempelajari teknik-teknik dalam lingkungan yang sangat ramah. Makanannya sangat lezat. Diakhiri dengan semua orang duduk bersama menikmati hidangan lezat.
Memasak beberapa hidangan lezat, banyak makanan tersisa di akhir acara. Pengalaman yang sangat menyenangkan dan harganya sangat terjangkau. Pasti akan merekomendasikan!
Kelas memasak adalah cara yang bagus untuk merasakan budaya yang berbeda dan kelas ini tidak mengecewakan. Chef Bagus dan timnya adalah tuan rumah yang fantastis. Kelompok kami terdiri dari berbagai kewarganegaraan dan kami semua berbaur dan bersenang-senang. Banyak tawa. Oh, dan makanannya juga enak! Pasti akan merekomendasikan dan akan melakukannya lagi ketika kami kembali ke Bali.
Great fun for all the whānau. Money well spent and great value. We all learnt lots and enjoyed all the kai. Thank you!!
We (me and my two sons - 14 and 11) had a great time learning about the ingredients, cooking and then eating! Would highly recommend.
Every thing
We had a small tour of local market this was very informative, the cooking was fun and the food was fantastic
Kelas memasak di Kuta biasanya berfokus pada hidangan Bali klasik seperti Nasi Campur, Ayam Betutu, Babi Guling, Sate Lilit dan salad seafood segar. Anda juga akan belajar membuat sambal sederhana dan pencuci mulut tradisional seperti klepon atau cakep cakep.
Ya, banyak sekolah lokal menawarkan pengalaman street‑food: Anda akan mengunjungi pasar pagi untuk memilih bahan tambahan, belajar menggoreng satay, membuat nasi goreng, dan kemudian menyusun sebuah resep lengkap dalam dapur terbuka.
Ya, banyak tempat menyediakan versi vegan atau halal dari hidangan khas mereka, menggunakan santan, tahu, tempe, atau protein alternatif lainnya, sambil tetap mempertahankan cita rasa Bali yang otentik.
Kelas biasanya berlangsung antara 2 hingga 4 jam. Ukuran kelompok biasanya antara 8 hingga 12 orang, sehingga instruktur dapat memberi perhatian tinggi dan semua orang dapat berlatih secara langsung.
Sebagian besar instruktur berbicara Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia dan kadang-kadang Bahasa Spanyol atau Prancis. Banyak kelas menawarkan subtitle bilingual atau handout dalam beberapa bahasa.
Kasut disarankan dicabut sebelum memasak. Gunakan tangan kiri, untuk menyerahkan bahan sebagai bentuk penghormatan. Perhatikan tingkat kepedasan: banyak masakan Bali sangat pedas, dan sopan untuk menanyakan toleransi sebelum makan.
Ya, selama festival Bali seperti Nyepi atau Galungan, Anda bisa belajar membuat hidangan seremonial seperti lawar atau ketupat, dan beberapa sekolah mengatur kelas di sekitar musim panen untuk menonjolkan buah tropis segar.
Perjalanan solo dapat berkenalan dengan teman sekelas, pasangan dapat bekerja sama dalam resep, dan keluarga dengan anak mendapat manfaat dari stasiun praktis dan zona memasak aman. Bawa buku catatan kecil untuk mencatat resep, dan jelajahi pasar lokal dengan ritme Anda sendiri.
© Cookly 2015-2026
Minimum
Maksimum